Tuesday, February 19, 2013

Necrosphere : Rise of Humanoid


Chapter 1 Prologue

Tahun 2673, saat itu bumi mengalami perkembangan yang sangat pesat manusia berhasil menemukan sumber energi baru yang tahan lama dan juga lebih bersih, kendaraan serta peralatan pun mulai serba canggih dan banyak penemuan-penemuan lain yang telah ditemukan namun semakin cepatnya bumi berkembang maka semakin cepat pula bumi menghadapi kehancurannya. Semua kehancuran itu dimulai dengan lapisan atmosphere yang semakin menipis drastis, pohon-pohon mulai punah, air menguasai daratan hingga menewaskan miliyaran orang akibat bencana dan juga kelaparan. Orang-orang yang selamat pun berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi, hingga terpikirkan sebuah rencana untuk membentuk sebuah pulau buatan yang disebut Antlantea. Di pulau ini para manusia yang selamat pun berkumpul membentuk suatu koloni manusia baru yang lebih bersih dengan sebuah selubung yg melindungi mereka dari sinar ultraviolet secara langsung sehingga tidak terbakar. Dan juga disana mereka pun mulai mengembangbiakan pohon buatan agar dapat mendapatkan udara yang bersih serta suplai makanan. Awalnya semua berjalan baik hingga ratusan tahun pun berlalu namun pada tahun 2980 sebuah bencana baru pun datang yaitu semakin menipisnya lapisan ozon yang melindungi bumi hingga asteroid pun dapat masuk dan mulai menghantam bumi dan diperkirakan bahwa bumi akan meledak seratus lagi. Secara perlahan dihadapkan oleh bencana ini manusia kembali dipaksa untuk bertahan dari situasi kritis ini dengan cara apapun. Mereka pun mulai berpikir untuk menciptakan inovasi-inovasi baru namun semuanya sia-sia, hingga tak sengaja tercetuslah sebuah ide gila untuk menemukan sebuah planet baru untuk dihuni dengan cara menjelajah luar angkasa menggunakan sebuah kapal terbang raksasa yang sanggup membawa jutaan orang dan juga mampu menjadi tempat naungan baru bagi umat manusia untuk sementara.
Ide ini memang terdengar gila namun inilah satu-satunya jalan keluar bagi umat manusia agar dapat bertahan hidup. Mereka pun memulai rencana tersebut bertahun-tahun mereka mulai membuat sebuah kapal raksasa yang kuat yang mampu menyuplai udara bagi manusia saat diluar angkasa secara terus menerus. Dan juga kuat dari segala kondisi lingkungan di luar angkasa yang tak menentu. Proyek ini pun dinamakan ARC singkatan dari Astro Rebirth Colony. Tak terasa waktu pun berlalu semakin cepat keadaan bumi pun semakin menipis dan mulai mendekati kehancurannya. Jumlah manusia pun semakin menipis akibat kondisi tersebut sehingga terancam musnah, hingga tibalah waktu yang diprediksikan pun tiba namun dengan menggunakan ARC mereka pun berhasil selamat dari bencana tersebut akan tetapi banyak pula manusia yang tertinggal dan mati bersama bumi. Biar sudah melewati suatu bencana bukan berarti manusia sudah lolos dari bencana, diluar angkasa pun sebuah bencana baru datang. Walaupun ARC dapat menjadi naungan bagi manusia layaknya bumi namun tak berarti mereka semua dapat bertahan dari kerasnya kondisi di luar angkasa yang tak menentu. Beberapa manusia mungkin dapat beradaptasi dan dapat bertahan namun tak sedikit juga yang mati karenanya. Melihat kondisi yang demikian manusia kembali dihadapi kondisi yang genting dengan cara yang perlahan namun pasti. Manusia pun kembali berusaha menemukan solusi dengan berbagai cara dimulai dengan membuat paru-paru buatan, alat bantu pernafasan, injeksi maupun obat-obatan namun tak satu pun yang berhasil membuat manusia mampu bertahan lama. Keputusasaan pun menyelubungi para manusia yang sedang terpuruk dalam masalah. Namun, tiba-tiba di tengah keputusasaan kembali tercetus sebuah ide yang hamper mustahil namun menjanjikan yaitu dengan menciptakan jenis manusia baru yang lebih kuat, pintar, dan mampu bertahan dari kondisi apapun. Memang terdengar gila dan mustahil namun manusia yang sudah kehilangan harapan berhasil menumbuhkan harapan bagi kemanusiaan walau itu hanya seberkas cahaya kecil untuk kehidupan.
Tak kenal waktu mereka terus bekerja dikejar oleh waktu yang semakin menipis, berkali-kali percobaan pun mereka lakukan namun selalu saja gagal, hancur, ataupun tak mampu bertahan lama. Hingga pada suatu hari di saat semuanya sudah sia-sia, sebuah percobaan mengalami peningkatan yang sangat drastis yang akhirnya dapat memicu mereka kembali berusaha. Inilah awal lahirnya sebuah masa depan baru bagi manusia. Enam puluh tahun berlalu sejak pertama mereka memulai rencana ini dan akhirnya kerja keras mereka selama ini pun dapat terbayarkan. Sebuah generasi manusia baru pun lahir yang nantinya akan disebut Humanoid.  Maka mereka pun menamai Humanoid pertama ini dengan nama Janus karena ini merupakan awal dari segalanya. Seperti yang diperkirakan manusia Janus memiliki intelegensia yang lebih baik dari manusia serta kemampuan fisik yang setara dengan binatang sejak lahir. Dia cepat, tangkas, kuat, dan juga mampu bertahan lama dari manusia serta tak mengalami penuaan seperti layaknya manusia ketika mencapai umur tiga puluh tahun. Melihat itu manusia pun semakin bahagia dan mulai membentuk sebuah proyek baru untuk membuat pasangan bagi Janus agar mampu berkembang biak. Dengan bantuan Janus percobaan pertama yang awalnya mencapai enam puluh tahun kini dapat diselesaikan dalam waktu beberapa minggu dan dari percobaan itu lahirlah seorang wanita yang dinamakan Mite. Dengan adanya Mite para Humanoid pun terus berkembang dan bertambah banyak melebihi jumlah manusia yang ada. Inilah saat manusia menikmati saat yang membahagiakan hingga akhirnya larut dalam kebahagiaan dan tak sadar bahwa badai baru yang lebih dahsyat akan datang. Semua bermula dari seorang Humanoid bernama Cheste yang berpikir bahwa mengapa mereka harus disamakan derajatnya dengan manusia yang lemah sedangkan mereka lebih kuat dan lebih mampu berkuasa. Secara perlahan Humanoid ini pun mulai menyuarakan pendapatnya banyak yang telah bergabung dan ada yang tidak. Para Humanoid pemberontak ini pun berencana untuk menghabisi umat manusia hingga mereka dapat berkuasa. Bencana besar pun terjadi para Humanoid memberontak hingga menyebabkan tewasnya banyak manusia namun sebagian masih ada yang selamat dan kabur menggunakan kapal-kapal darurat sedangkan yang tertinggal dijadikan sebagai budak. Manusia yang berhasil kabur berkumpul menjadi satu membentuk beberapa koloni baru untuk menyusun kekuatan untuk melawan Humanoid yaitu Dellujah, Astemarik, Logbown, Remencad, Bgorn, Sathuria, dan Galanfielt. Setiap koloni memiliki karteristik masing-masing misalnya saja Dellujah yang merupakan koloni masyarakat kelas atas yang menjadi pusat pemerintahan umat manusia sedangkan Astemarik adalah tempat pusat hiburan bagi manusia. Lalu, ada Remencad  & Bgorn adalah pusat militer bagi umat manusia dan juga benteng pertahanan dari para Humanoid. Kemudian, Sathuria adalah sebuah koloni khusus yang merupakan rumah para dewan agung manusia yang katanya dipenuhi oleh bunga-bunga dan juga pepohonan. Selanjutnya adalah Galanfielt yang biasa disebut rumah bagi pengembangan senjata dan juga untuk masyarakat menengah. Dan yang terakhir, Logbown surga masyarakat kelas bawah dan juga tempat pengolahan sampah-sampah dari koloni lain. Dan disinilah semua berawal.
To Be Continued…….

No comments:

Post a Comment