Chapter
1 Prologue
Tahun
2673, saat itu bumi mengalami perkembangan yang sangat pesat manusia berhasil
menemukan sumber energi baru yang tahan lama dan juga lebih bersih, kendaraan
serta peralatan pun mulai serba canggih dan banyak penemuan-penemuan lain yang
telah ditemukan namun semakin cepatnya bumi berkembang maka semakin cepat pula
bumi menghadapi kehancurannya. Semua kehancuran itu dimulai dengan lapisan
atmosphere yang semakin menipis drastis, pohon-pohon mulai punah, air menguasai
daratan hingga menewaskan miliyaran orang akibat bencana dan juga kelaparan.
Orang-orang yang selamat pun berkumpul dan berdiskusi untuk mencari solusi,
hingga terpikirkan sebuah rencana untuk membentuk sebuah pulau buatan yang
disebut Antlantea. Di pulau ini para manusia yang selamat pun berkumpul
membentuk suatu koloni manusia baru yang lebih bersih dengan sebuah selubung yg
melindungi mereka dari sinar ultraviolet secara langsung sehingga tidak
terbakar. Dan juga disana mereka pun mulai mengembangbiakan pohon buatan agar
dapat mendapatkan udara yang bersih serta suplai makanan. Awalnya semua
berjalan baik hingga ratusan tahun pun berlalu namun pada tahun 2980 sebuah
bencana baru pun datang yaitu semakin menipisnya lapisan ozon yang melindungi
bumi hingga asteroid pun dapat masuk dan mulai menghantam bumi dan diperkirakan
bahwa bumi akan meledak seratus lagi. Secara perlahan dihadapkan oleh bencana
ini manusia kembali dipaksa untuk bertahan dari situasi kritis ini dengan cara apapun.
Mereka pun mulai berpikir untuk menciptakan inovasi-inovasi baru namun semuanya
sia-sia, hingga tak sengaja tercetuslah sebuah ide gila untuk menemukan sebuah
planet baru untuk dihuni dengan cara menjelajah luar angkasa menggunakan sebuah
kapal terbang raksasa yang sanggup membawa jutaan orang dan juga mampu menjadi
tempat naungan baru bagi umat manusia untuk sementara.
Ide
ini memang terdengar gila namun inilah satu-satunya jalan keluar bagi umat
manusia agar dapat bertahan hidup. Mereka pun memulai rencana tersebut
bertahun-tahun mereka mulai membuat sebuah kapal raksasa yang kuat yang mampu
menyuplai udara bagi manusia saat diluar angkasa secara terus menerus. Dan juga
kuat dari segala kondisi lingkungan di luar angkasa yang tak menentu. Proyek ini
pun dinamakan ARC singkatan dari Astro Rebirth Colony. Tak terasa waktu pun
berlalu semakin cepat keadaan bumi pun semakin menipis dan mulai mendekati
kehancurannya. Jumlah manusia pun semakin menipis akibat kondisi tersebut
sehingga terancam musnah, hingga tibalah waktu yang diprediksikan pun tiba
namun dengan menggunakan ARC mereka pun berhasil selamat dari bencana tersebut
akan tetapi banyak pula manusia yang tertinggal dan mati bersama bumi. Biar
sudah melewati suatu bencana bukan berarti manusia sudah lolos dari bencana,
diluar angkasa pun sebuah bencana baru datang. Walaupun ARC dapat menjadi
naungan bagi manusia layaknya bumi namun tak berarti mereka semua dapat
bertahan dari kerasnya kondisi di luar angkasa yang tak menentu. Beberapa
manusia mungkin dapat beradaptasi dan dapat bertahan namun tak sedikit juga yang
mati karenanya. Melihat kondisi yang demikian manusia kembali dihadapi kondisi
yang genting dengan cara yang perlahan namun pasti. Manusia pun kembali
berusaha menemukan solusi dengan berbagai cara dimulai dengan membuat paru-paru
buatan, alat bantu pernafasan, injeksi maupun obat-obatan namun tak satu pun
yang berhasil membuat manusia mampu bertahan lama. Keputusasaan pun
menyelubungi para manusia yang sedang terpuruk dalam masalah. Namun, tiba-tiba
di tengah keputusasaan kembali tercetus sebuah ide yang hamper mustahil namun
menjanjikan yaitu dengan menciptakan jenis manusia baru yang lebih kuat,
pintar, dan mampu bertahan dari kondisi apapun. Memang terdengar gila dan
mustahil namun manusia yang sudah kehilangan harapan berhasil menumbuhkan
harapan bagi kemanusiaan walau itu hanya seberkas cahaya kecil untuk kehidupan.
Tak
kenal waktu mereka terus bekerja dikejar oleh waktu yang semakin menipis,
berkali-kali percobaan pun mereka lakukan namun selalu saja gagal, hancur,
ataupun tak mampu bertahan lama. Hingga pada suatu hari di saat semuanya sudah
sia-sia, sebuah percobaan mengalami peningkatan yang sangat drastis yang
akhirnya dapat memicu mereka kembali berusaha. Inilah awal lahirnya sebuah masa
depan baru bagi manusia. Enam puluh tahun berlalu sejak pertama mereka memulai
rencana ini dan akhirnya kerja keras mereka selama ini pun dapat terbayarkan.
Sebuah generasi manusia baru pun lahir yang nantinya akan disebut Humanoid. Maka mereka pun menamai Humanoid pertama ini
dengan nama Janus karena ini merupakan awal dari segalanya. Seperti yang
diperkirakan manusia Janus memiliki intelegensia yang lebih baik dari manusia
serta kemampuan fisik yang setara dengan binatang sejak lahir. Dia cepat,
tangkas, kuat, dan juga mampu bertahan lama dari manusia serta tak mengalami
penuaan seperti layaknya manusia ketika mencapai umur tiga puluh tahun. Melihat
itu manusia pun semakin bahagia dan mulai membentuk sebuah proyek baru untuk
membuat pasangan bagi Janus agar mampu berkembang biak. Dengan bantuan Janus
percobaan pertama yang awalnya mencapai enam puluh tahun kini dapat
diselesaikan dalam waktu beberapa minggu dan dari percobaan itu lahirlah
seorang wanita yang dinamakan Mite. Dengan adanya Mite para Humanoid pun terus
berkembang dan bertambah banyak melebihi jumlah manusia yang ada. Inilah saat
manusia menikmati saat yang membahagiakan hingga akhirnya larut dalam
kebahagiaan dan tak sadar bahwa badai baru yang lebih dahsyat akan datang.
Semua bermula dari seorang Humanoid bernama Cheste yang berpikir bahwa mengapa
mereka harus disamakan derajatnya dengan manusia yang lemah sedangkan mereka
lebih kuat dan lebih mampu berkuasa. Secara perlahan Humanoid ini pun mulai
menyuarakan pendapatnya banyak yang telah bergabung dan ada yang tidak. Para
Humanoid pemberontak ini pun berencana untuk menghabisi umat manusia hingga
mereka dapat berkuasa. Bencana besar pun terjadi para Humanoid memberontak
hingga menyebabkan tewasnya banyak manusia namun sebagian masih ada yang
selamat dan kabur menggunakan kapal-kapal darurat sedangkan yang tertinggal
dijadikan sebagai budak. Manusia yang berhasil kabur berkumpul menjadi satu
membentuk beberapa koloni baru untuk menyusun kekuatan untuk melawan Humanoid
yaitu Dellujah, Astemarik, Logbown, Remencad, Bgorn, Sathuria, dan Galanfielt. Setiap
koloni memiliki karteristik masing-masing misalnya saja Dellujah yang merupakan
koloni masyarakat kelas atas yang menjadi pusat pemerintahan umat manusia
sedangkan Astemarik adalah tempat pusat hiburan bagi manusia. Lalu, ada
Remencad & Bgorn adalah pusat
militer bagi umat manusia dan juga benteng pertahanan dari para Humanoid.
Kemudian, Sathuria adalah sebuah koloni khusus yang merupakan rumah para dewan
agung manusia yang katanya dipenuhi oleh bunga-bunga dan juga pepohonan.
Selanjutnya adalah Galanfielt yang biasa disebut rumah bagi pengembangan
senjata dan juga untuk masyarakat menengah. Dan yang terakhir, Logbown surga
masyarakat kelas bawah dan juga tempat pengolahan sampah-sampah dari koloni
lain. Dan disinilah semua berawal.
To
Be Continued…….
No comments:
Post a Comment